Yang diperbolehkan dan yang dilarang dalam Mengirimkan Paket Makanan ke Luar Negeri

Tentu Anda berpikir untuk mengirimkan beberapa makanan yang dapat dimakan ke keluarga atau orang yang dicintai di luar negeri? Di Expedito, kami mengerti bahwa setiap orang yang tinggal di luar negeri biasanya kangen atas masakan rumah atau buatan orang tuanya, jadi kami telah mengumpulkan daftar ‘barang yang diperbolehkan dan larangan’ untuk membantu Anda menyiapkan paket makanan yang sempurna.

Ketika mengirim barang-barang makanan ke luar negeri melalui kurir, aturannya tergolong sederhana: Anda tidak bisa mengirim makanan yang digolongkan sebagai barang mudah rusak (hal-hal yang bisa meledak atau yang bisa rusak / basi saat transit). Ini adalah aturan yang paling penting dari semuanya, dan selama Anda mematuhi peraturan ini, Anda akan baik-baik saja.

Makanan apa yang bisa dan tidak dapat Anda kirim ke luar negeri?

Makanan yang bisa dikirim?

  • Makanan harus dalam kemasan produsen asli (biasa pabrikan)
  • Memiliki no BPOM (artinya sudah memiliki izin dari badan pemeriksa obat dan makanan)
  • Kemasan makanan harus disegel dan tidak dirusak dengan cara apapun.
  • Kemasan makanan harus mencantumkan semua bahan (ingredients).
  • Makanan harus memiliki umur simpan lebih dari 6 bulan (best before) sejak tanggal pengiriman.
  • Semua makanan yang memiliki umur simpan kurang dari 6 bulan akan digolongkan sebagai bahan yang mudah rusak, dan takutnya mengalami kendala di bea cukai negara tujuan.

Cara Mengirimkan Produk Makanan

  • Jangan mengirim makanan yang harus disimpan di lingkungan yang dikontrol suhu saat transit (didinginkan, dibekukan atau didinginkan) karena akan rusak saat mereka mencapai tempat tujuan.
  • Jangan berharap paket makanan Anda disimpan ‘begini’ selama transit.
  • Jangan mengirim makanan yang dibatasi untuk diimpor ke negara tujuan.
  • Selalu pastikan item makanan Anda memiliki label yang jelas menampilkan semua bahan dan ‘penggunaan menurut tanggal’ karena petugas pabean dapat memeriksa ini setelah diimpor.
  • Selalu mengemas barang-barang makanan Anda sehingga mereka dapat menahan paket yang ditempatkan terbalik selama transit, dan selalu membungkus masing-masing barang secara terpisah di dalam paket Anda untuk perlindungan optimal.
  • Selalu periksa batasan impor di negara tempat Anda mengirim, untuk menghindari pengiriman makanan yang dilarang ke tujuan.
  • Jika Anda tidak yakin bagaimana cara memeriksa informasi ini, hubungi Expedito untuk mendapatkan saran yang terbaik.

Makanan buatan rumah apakah bisa ?
Sayangnya, makanan buatan rumah dan makanan yang dipanggang biasanya termasuk dalam kategori makanan tidak tahan lama karena tidak mengandung bahan pengawet dan oleh karena itu akan hilang atau rusak saat transit.
Dan juga, tidak ada sertifikasi mengenai hygenis tidaknya makanan tersebut ketika masuk ke suatu negara, sehingga makanan buatan rumah, tidak di izinkan untuk di kirim sebagai paket.

Tip agar lolos Customs Clearance untuk Paket Makanan Anda.

  • Tulis dengan lengkap nama makanan yang kalian kirim, misalnya indomie, tulislah instant noodle, atau misalnya hendak mengirim taro snack, tulis lah potato snack.
  • Berikan informasi nilai masing-masing item makanan di packinglist/ nota.
  • Pastikan menuliskan merk makanan yang anda kirim.
  • Jangan berharap petugas bea cukai di negara tujuan akan selalu menghubungi penerima Anda untuk informasi lebih lanjut tentang paketnya
  • Dalam beberapa kasus, penerima Anda mungkin harus mendapatkan lisensi impor atau membayar bea dan bea impor setempat sebelum paket tersebut dapat melewati bea cukai dan melanjutkan pengiriman.

Expedito ada di sini untuk membantu jadi jangan ragu untuk menghubungi Anda jika Anda memerlukan lebih banyak informasi atau saran ahli tentang cara terbaik untuk mengirim paket makanan ke luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *